Kegiatan Ekonomi: Produksi Distribusi, dan Konsumsi
Kali ini kita akan mempelajari materi kegiatan ekonomi. Yuk disimak dibawah ini. π
✿✿✿
Dalam kehidupan sehari-hari secara tidak sadar kita pasti melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Terlebih jika untuk mendapatkan kebutuhan itu dibutuhkan uang yang merupakan salah satu ciri kegiatan ekonomi.
Pengertian Kegiatan Ekonomi
Kegiatan ekonomi adalah suatu usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tindakan ekonomi tersebut saling berhubungan antara satu sama lain yang meliputi produksi, distribusi dan konsumsi.
Kegiatan yang melibatkan pertukaran uang atau produk berharga juga bisa dikatakan kegiatan ekonomi. Dan ini lah yang menjadi tolak ukur kegiatan ekonomi karena harus didasari prinsip ekonomi. Kalau salah satu kegiatan ekonomi tersebut mengalami kendala atau ketidaklancaran maka akan mempengaruhi kegiatan yang lain di masyarakat.
Tujuan Kegiatan Ekonomi
Tujuan kegiatan ekonomi salah satunya adalah memperoleh keuntungan karena ada pertukaran uang. Selain itu kegiatan ekonomi bertujuan menghasilkan barang dan jasa agar tersedia untuk konsumen dan memenuhi kebutuhan mereka. Dalam memilih barang dan jasa, pelaku ekonomi perlu melakukan kegiatan ekonomi untuk memilih barang dan jasa yang pasti memiliki kualitas yang berbeda satu sama lain. Bagi negara, kegiatan ekonomi bertujuan untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
Jenis Kegiatan Ekonomi
Kegiatan ekonomi di masyarakat dapat dibagi menjadi tiga yaitu produksi, distribusi dan konsumsi.
Produksi
Produksi adalah kegiatan menciptakan atau menghasilkan suatu produk sehingga bisa dimanfaatkan oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Produk yang dihasilkan dari kegiatan produksi meliputi barang mentah, barang setengah jadi dan barang jadi yang siap didistribusikan ke produsen lain atau konsumen. Tujuan kegiatan produksi selain untuk memenuhi kebutuhan konsumen juga agar memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, menghasilkan barang setengah jadi untuk produksi selanjutnya, meningkatkan produksi negara untuk kemakmuran rakyat, meningkatkan pendapatan negara dan masyarakat serta meningkatkan sumber devisa ketika memproduksi barang ekspor.
Distribusi
Distribusi merupakan kegiatan penyaluran dan pengiriman produk dari produsen ke konsumen. Distributor memastikan produk dapat diterima di tangan konsumen dalam kondisi baik. Ciri kegiatan distribusi antara lain menyalurkan produk hasil produksi, menggunakan tranportasi untuk menyalurkannya serta melibatkan produsen dan konsumen dalam prosesnya. Alur kegiatan distribusi meliputi membeli dari produsen, pengangkutan, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas dan klasifikasi barang, memasarkan barang dan penyaluran ke konsumen atau pedagang retail. Kegiatan distribusi memiliki dua sistem yaitu distribusi langsung dan distribusi tidak langsung. Distribusi langsung : produsen menyalurkan produk atau jasa langsun ke konsumen tanpa melalui perantara. Distribusi tidak langsung: penyaluran produk atau jasa dilakukan dengan perantara atau pedagang.
Konsumsi
Konsumsi adalah kegiatan ekonomi yang berupa menggunakan atau menghabiskan barang hasil produksi atau jasa untuk memenuhi kebutuhan. Barang atau jasa yang dihasilkan oleh produsen akan digunakan oleh konsumen secara bertahap atau mungkin sekaligus habis. Setidaknya ada tiga ciri barang konsumsi, antara lain.
- Ketika memperolehnya dibutuhkan pengorbanan
- Dibuat untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia
- Manfaat nilai atau jumlahnya akan habis secara langsung atau bertahap.
- Konsumsi sebagai salah satu kegiatan ekonomi memiliki tujuan:
- Memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani atau rohani
- Mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang atau jasa secara bertahap atau sekaligus.
Contoh Kegiatan Ekonomi
Kegiatan ekonomi ini tidak hanya dilakukan oleh lingkungan rumah tangga, tetapi juga di perusahaan dan pemerintahan.
Produksi
Perusahaan yang kegiatan utamanya melakukan proses produksi adalah perusahaan manufaktur atau pabrik. Perusahaan manfaktur akan mengubah bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang siap dijual ke pasaran. Contohnya adalah pabrik otomotif yang menghasilkan kendaraan bermotor beserta suku cadangnya yang dibutuhkan konsumen. Pengusaha mebel yang mengubah kayu menjadi furniture juga dikatakan sebagai proses produksi karena menghasil produk yang memiliki nilai. Produk hasil produksi tersebut dijual dengan harga yang sesuai dengan biaya produksi agar bisa memperoleh keuntungan bagi produsen. Produksi tidak selalu diartikan memproduksi barang saja, tetapi juga jasa seperti guru, dosen dan jaksa.
Distribusi
Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa kegiatan distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Contoh dari kegiatan distribusi adalah peternakan sapi potong yang menjual dagangannya ke pedagang pasar atau melalui e-commerce. Distribusi tidak lansung juga bisa ditemukan dalam industri makanan instan. Produsen seperti Unilever atau Indofood akan mendistribusikan produknya ke pedagang retail agar pelanggan bisa mudah memperolehnya. Contoh distribusi langsung biasanya ditemukan pada perusahaan layanan jasa seperti perbankan.
Konsumsi
Tujuan dari konsumsi adalah untuk menghabiskan nilai guna suatu barang secara langsung atau bertahap. Ketika seseorang menggunakan mobil pribadi untuk transportasi sehari-hari, ini dapat dikategorikan kegiatan konsumsi karena nilai guna dihabiskan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan hidup. Contoh lainnya adalah kalau Anda membeli beras di warung atau supermarket kemudian dimasak dan dikonsumsi untuk makan, penggunaan air untuk mandi dan mencuci, penggunakaan listrik untuk penerangan dan masih banyak lagi. Kegiatan konsumsi juga terjadi di lingkungan pemerintahan seperti pengadaan ruma murah untuk pegawai negeri sipil dan kegiatan yang berhubugan dengan penyediaan sarana dan prasarana umum.
Tindakan dalam Kegiatan Ekonomi
Dalam kegiatan ekonomi, ada dua jenis tindakan utama yaitu rasional dan irasional.
- Tindakan rasional -> adalah tindakan ekonomi yang dilakukan oleh individu dengan didasari mencari keuntungan sebesar-besarnya dan memilih yang terbaik. Pelaku ekonomi pasti memperhitungkan dengan baik megenai perolehan keuntungan dan kerugian dari usahanya. Contohnya ketika sebuah bisnis ingin mendapatkan bahan baku yang berkulitas baik tetapi dengan harga yang murah, setelah itu bahan baku tersebut diolah menjadi produk yang siap dijual ke pasaran dengan harga tinggi. Untuk bisa memperoleh keuntungan yang besar, produsen harus menjalankan proses produksi yang efektif engan tenaga kerja yang handal dan kegiatan distribusi dan pemasaran yang tepat. Sedangkan kebalikan dari tindakan rasional adalah irasional.
- Kegiatan irasional -> tidak melakukan pertimbangan yang matang dalam menentukan keputusan, hanya berdasarkan asumsi. Tindakan irasional dalam kegiatan ekonomi bisa memberikan hasil gambling, bisa saja memperoleh keuntungan yang besar tetapi bisa juga mengalami kerugian besar. Misalnya harga jual barang yang terlalu tinggi tetapi tidak memperhatikan kualitas barang dan biaya produksi yang suda dikeluarkan.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar